Home > Artikel > POLEMIK BIOMETRIK

POLEMIK BIOMETRIK

Polemik tentang biometrik ini kayaknya masih belum tuntas. 5 kementerian sudah sepakat menghentikan tapi komentar dari dirjennya masih akan dikomunikasikan.

Kalaupun harus dilaksanakan harusnya pihak yang akan melaksanakan juga memperhitungkan demografi wilayah di indonesia dalam membuka tempat pelaksanaan perekamannya.

Bayangkan misalnya ada jamaah dari NTT, mereka harus terbang ke Bali dulu baru lewat darat ke kecamatan rogojampi di banyuwangi Jatim. Anggap saja sekali flight 1.500 PP sudah 3 jt hanya untuk perekaman biometrik saja. Belum kemudian harus terbang lagi saat keberangkatan menuju titik kumpul. Itu baru perhitungan flight dari kupang, belum yang berasal dari luar kota nya…

Saya pikir jika boleh memilih jamaah akan lebih pilih antre di bandara saudi untuk rekam keimigrasian daripada bolak balik dengan sistem biometrik seperti sekarang

Please follow and like us:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
×
Assalammualaikum, Ada Yang Bisa Kami Bantu?